Berdasarkan data SPIP Bank Indonesia yang dikutip oleh Bisnis.com, jumlah kartu kredit yang beredar di masyarakat pada April 2025 adalah 18.68 juta, peningkatan 500,000 keping dari tahun lalu.

Ini menunjukkan bahwa zaman sekarang, memiliki kartu kredit bukan lagi tentang gaya hidup semata—ini tentang strategi keuangan yang cerdas.

Di artikel ini, kita bakal bahas tuntas mengenai pengajuan kartu kredit supaya bisa disetujui. Yuk, kita bahas manfaatnya dulu.

Manfaat memiliki kartu kredit

Kartu kredit memiliki beberapa keuntungan yang bisa mempermudah hidupmu, seperti:

  • Mencicil pembayaran: Dengan fitur cicilan, kamu bisa membayar secara bertahap sesuai kemampuan.
  • Bertransaksi di luar negeri: Dengan kartu kredit, cukup gesek atau tap, dan pembayaran akan dikonversi otomatis ke mata uang lokal.
  • Promo menarik: Banyak bank bekerja sama dengan merchant untuk memberikan potongan harga atau reward poin yang bisa kamu tukarkan di lain waktu.
  • Riwayat credit score: Kalau kamu selalu bayar cicilan tepat waktu, hal ini akan memudahkan kamu untuk mengambil cicilan lain, seperti KPR.

Baca juga: Perbedaan Kartu Kredit dan Kartu Debit serta Cara Memilihnya

Persiapan sebelum mengajukan kartu kredit

Sebelum mengajukan kartu kredit, ada beberapa hal yang perlu kamu persiapkan terlebih dahulu. Berikut ini detailnya:

Syarat mengajukan kartu kredit

Umumnya, bank mensyaratkan usia minimal 21 tahun, penghasilan bersih minimal Rp 3 juta per bulan, dan beberapa kriteria lainnya:

  • Usia: Minimal 21 tahun dan maksimal 65 tahun
  • Penghasilan/Gaji: Minimal Rp 3 juta per bulan (bervariasi tergantung bank)
  • Status pekerjaan: Karyawan tetap atau kontrak minimal 1 tahun kerja
  • Riwayat kredit: Tidak memiliki catatan buruk di BI Checking atau SLIK OJK

Jangan khawatir kalau kamu baru mulai kerja. Selama penghasilanmu memenuhi syarat dan dokumenmu lengkap, peluang untuk disetujui masih terbuka lebar, apalagi kalau kamu sudah jadi nasabah di bank tersebut.

Siapkan dokumen yang diperlukan

Langkah selanjutnya dalam mengajukan kartu kredit adalah menyiapkan dokumen pendukung. Dokumen yang biasanya diperlukan meliputi fotokopi KTP, NPWP, slip gaji, dan rekening tabungan 3 bulan terakhir.

Untuk karyawan:

  • Fotokopi KTP yang masih berlaku
  • Fotokopi NPWP (wajib untuk penghasilan di atas Rp 4,5 juta)
  • Slip gaji 1-3 bulan terakhir
  • Fotokopi buku tabungan atau rekening koran 3 bulan terakhir
  • Surat keterangan kerja (jika diminta)

Untuk wiraswasta/freelancer:

  • Fotokopi KTP dan NPWP
  • Surat izin usaha atau SIUP
  • Laporan keuangan atau rekening bisnis
  • Surat keterangan penghasilan dari akuntan publik

Pastikan semua dokumen jelas terbaca dan tidak buram, supaya memudahkan proses verifikasi oleh pihak bank.

Memilih kartu kredit yang tepat

Terdapat berbagai jenis kartu kredit dengan benefit yang berbeda-beda. Berikut ini jenis-jenisnya dan tips memilihnya agar pilihanmu tepat.

Jenis-jenis kartu kredit

Setiap jenis kartu punya karakteristik dan benefit yang berbeda:

Jenis KartuCocok UntukLimit KreditBenefit Utama
Classic/RegularPemula, penggunaan standarRp 5-15 jutaBiaya tahunan rendah, fitur dasar
GoldPengguna aktifRp 15-50 jutaCashback lebih besar, promo merchant
PlatinumFrequent userRp 50-200 jutaAirport lounge, concierge service
Premium/InfiniteHigh spenderRp 200 juta+Travel benefits, luxury privileges

Tips memilih kartu yang tepat

Agar kamu tidak salah langkah, berikut ini tips bijak dalam memilih kartu kredit:

Sesuaikan dengan lifestyle:

  • Kalau sering traveling, pilih kartu dengan benefit miles atau akses lounge
  • Kalau lebih sering belanja online, cari yang kasih cashback tinggi untuk e-commerce
  • Kalau masih pemula, mulai dengan kartu regular untuk belajar manajemen kredit

Perhatikan biaya dan benefit:

  • Bandingkan annual fee dengan benefit yang didapat
  • Cek minimal spending untuk dapat reward
  • Pastikan merchant partner sesuai dengan tempat kamu sering berbelanja

Pengajuan kartu kredit

Ada beberapa cara mengajukan kartu kredit yang bisa kamu pilih sesuai preferensi:

1. Mengajukan kartu kredit secara online

Membuat kartu kredit secara online kini semakin mudah dan praktis melalui aplikasi mobile banking atau website resmi bank.

Kelebihan:

  • Proses cepat, bisa dilakukan 24/7
  • Tidak perlu antri di bank
  • Langsung dapat konfirmasi status pengajuan

Langkah-langkah:

  1. Kunjungi website resmi bank atau buka aplikasi mobile banking
  2. Pilih menu “Apply Kartu Kredit”
  3. Isi formulir pengajuan dengan lengkap dan benar
  4. Upload foto dokumen yang diminta
  5. Submit pengajuan dan tunggu konfirmasi

2. Mengajukan kartu kredit secara offline

Datang langsung ke kantor cabang bank untuk konsultasi dan pengajuan.

Kelebihan:

  • Bisa konsultasi langsung dengan customer service
  • Dapat penjelasan detail tentang produk kartu
  • Proses verifikasi dokumen langsung

Proses verifikasi bank

Setelah mengajukan, bank akan melakukan beberapa tahap verifikasi:

1. Pengecekan Dokumen Bank akan memverifikasi keaslian dan kelengkapan dokumen yang kamu submit.

2. Credit Scoring Bank mengecek riwayat kredit kamu melalui SLIK OJK untuk menilai kemampuan bayarmu.

3. Verifikasi Data

  • Telepon konfirmasi ke nomor yang kamu cantumkan
  • Konfirmasi ke HRD tempat kerja (untuk karyawan)
  • Survey ke rumah atau kantor (khususnya pengajuan pertama kali)

4. Analisis Kemampuan Bayar Bank menghitung debt to income ratio untuk memastikan kamu mampu membayar tagihan.

Proses ini biasanya memakan waktu 7-14 hari kerja. Kamu bisa cek status pengajuan melalui:

  • Call center bank
  • Website atau aplikasi mobile banking
  • SMS atau email notifikasi

Tahap akhir dan aktivasi

Setelah melewati proses pengajuan, tahap selanjutnya adalah:

1. Menunggu keputusan bank

Setelah proses verifikasi selesai, ada beberapa kemungkinan hasil:

  • Disetujui (Approved): Selamat! Kartu kredit akan dikirim ke alamat yang kamu daftarkan dalam waktu 3-7 hari kerja.
  • Ditolak (Rejected): Jangan langsung kecewa. Kamu bisa:
  • Tanyakan alasan penolakan ke customer service
  • Perbaiki hal-hal yang menjadi kendala
  • Coba apply lagi setelah 3-6 bulan
  • Pertimbangkan apply di bank lain dengan kriteria yang berbeda
  • Pending: Bank mungkin butuh dokumen tambahan atau klarifikasi lebih lanjut. Biasanya akan dihubungi untuk melengkapi persyaratan.

2. Aktivasi kartu

Begitu kartu kredit sampai di tangan, lakukan langkah-langkah berikut:

1. Cek Kondisi Kartu Pastikan kartu tidak rusak dan data tercetak dengan benar.

2. Aktivasi Kartu

  • Melalui call center bank
  • Via mobile banking atau internet banking
  • Datang langsung ke cabang terdekat
  • Melalui ATM dengan PIN yang diberikan

3. Setting PIN dan Password

  • Pilih PIN yang tidak mudah ditebak (avoid tanggal lahir atau nomor berurutan)
  • Simpan informasi ini dengan aman
  • Jangan share PIN dengan siapa pun

4. Lakukan Transaksi Pertama

  • Coba transaksi kecil untuk memastikan kartu aktif
  • Cek limit dan fitur yang tersedia
  • Download aplikasi bank untuk monitoring real-time

Tips mudah agar pembuatan kartu kredit disetujui

Seringkali pengajuan kartu kredit tidak disetujui oleh pihak bank. Untuk meningkatkan peluang disetujui, terapkan strategi berikut:

Sebelum Mengajukan

  • Pilih bank yang tepat: Prioritaskan bank tempat kamu sudah punya rekening tabungan atau menerima gaji
  • Timing yang pas: Apply setelah kenaikan gaji, promosi, atau bonus tahunan
  • Bersihkan riwayat kredit: Lunasi semua tunggakan sebelum mengajukan

Saat Mengajukan

  • Lengkapi dokumen: Pastikan semua persyaratan terpenuhi dan dokumen berkualitas baik
  • Isi data dengan jujur: Jangan mengada-ada penghasilan atau informasi lainnya
  • Pilih limit realistis: Jangan meminta limit terlalu tinggi untuk pengajuan pertama

Strategi Khusus

  • Mulai dengan kartu regular: Jangan langsung apply kartu premium jika ini pengajuan pertama
  • Manfaatkan promo: Banyak bank yang punya promo waive annual fee untuk tahun pertama
  • Apply satu per satu: Jangan mengajukan ke beberapa bank sekaligus dalam waktu bersamaan

Apply kartu kredit memang butuh persiapan dan kesabaran, tapi dengan mengikuti panduan ini, peluang approval kamu akan jauh lebih besar. Mulai persiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan, pilih kartu yang sesuai kebutuhan, dan apply kartu kredit dengan strategi yang tepat.

Jangan lupa, bijaklah dalam memilih dan mengelola kartu kredit agar bisa mendukung keuanganmu dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Trending

Eksplorasi konten lain dari Bijak Finansial

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca